Atraksi Wisata

Atraksi Wisata di Kota Probolinggo

Atraksi wisata yang ada di Kota Probolinggo cukup beragam. Menampilkan berbagai daya tarik wisata, seperti wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Potensi alam bahari dan kawasan hutan mangrove menjadi pusat investasi di sektor Kepariwisataan. Bentuk-bentuk pengembangan diarahkan menciptakan atraksi unggulan di Kota Probolinggo.

Daya tarik wisata alam yang dapat dinikmati di Kota Probolinggo. Beberapa diantaranya yaitu diving yang berlokasi di Karang Katon telusur hutan mangrove dan wisata agro. Diving Karang Katon terletak sekitar 2 km dari bibir pantai dengan kedalaman mencapai 15 m. Atraksi yang dapat dinikmati yaitu diving, pendidikan lingkungan serta pembudidayaan terumbu karang.

Aktifitas berbasis Atraksi Wisata

Disisi lain, beberapa aktifitas telusur hutan mangrove yang dapat dilakukan. Diantaranya adalah menikmati pemandangan dalam kawasan hutan mangrove, budidaya bibit mangrove, menanam bibit mangrove dan mengolah bibit mangrove menjadi tepung mangrove. Sedangkan untuk aktivitas wisata agro yang berlokasi di kebun pertanian Dinas Pertanian Kota Probolinggo di Jl. Soekarno Hatta, yang dapat dilakukan adalah edukasi lingkungan dan berbagai jenis tanaman dan agro tanaman anggur serta peternakan. 

Untuk daya tarik wisata budaya, terbagi kedalam 2 (dua) bentuk yaitu aktivitas budaya masyarakat dan benda atau bangunan bersejarah. Aktivitas budaya masyarakat yang masih dipertahankan dan dikembangkan sebagai atraksi wisata yaitu Karapan Sapi Brujul, Karapan Kambing dan Jaran Bodhag. Even Karapan Sapi Brujul diselenggarakan 2 (dua) kali dalam 1 tahun yaitu dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Probolinggo di akhir bulan Agustus atau awal September serta Hari Jadi Propinsi Jawa Timur di setiap Bulan November. Sedangkan Karapan Kambing diselenggarakan setiap tahun sekali yatu pada Even Semipro.

Wisata Sejarah

Terdapat beberapa tempat yang patut untuk Anda kunjungi yaitu Gereja Merah, Klenteng Tri Dharma Sumbernaga, Museum Probolinggo dan Museum Dr. Saleh. Sebagai lokasi-lokasi kunjungan kapal pesiar, beberapa tempat tersebut menawarkan keunikan tersendiri baik dari aspek sejarah, kekhasan dan gaya arsitektur bangunan, serta koleksi yang ada didalamnya.

Atraksi wisata buatan yang dikembangkan di Kota Probolinggo yaitu Bee Jay Bakau Resort (BJBR) yang menggunakan konsep arsitektur lanskap dalam kawasan hutan mangrove. Dengan luas 1.5 km, BJBR menjadi sebuah atraksi wisata terintegrasi antara wisata alam dan wisata buatan.

Tourist Attractions in the City of Probolinggo

Tourist attractions in the city of Probolinggo are quite diverse. They show a variety of tourist attractions, such as natural attractions, cultural tourism and artificial tourism. The potential of maritime nature and mangrove forest areas is a center of investment in the tourism sector. The forms of development are directed towards creating superior attractions in the City of Probolinggo. The nature of tourist attraction can be enjoyed in the City of Probolinggo. Some of them are diving, located in Karang Katon, searching for mangrove forests and agro tourism. Katon Reef Diving is located about 2 km from the beach with a depth of 15 m. Attractions that can be enjoyed are diving, environmental education and the cultivation of coral reefs.

Activities are based on Tourist Attractions

On the other hand, some of the activities that can be carried out by mangrove forests. Among them are enjoying the scenery in the mangrove forest area, cultivating mangrove seedlings, planting mangrove seeds and processing the mangrove seeds into mangrove flour. As for agro tourism activities located in agricultural gardens in the Probolinggo City Agriculture Service, Jl. Soekarno Hatta, what can be done is environmental education and various types of plants and agro vines and livestock. For cultural tourism attraction, it is divided into 2 (two) forms, namely cultural activities of the community and historical objects or buildings. Community cultural activities that are still maintained and developed as tourist attractions are Brujul Cow Karapan, Karapan Kambing and Jaran Bodhag. Brujul Cow Karapan Event is held 2 (two) times in 1 year, namely in commemoration of Probolinggo City Anniversary at the end of August or early September and East Java Province Anniversary in November Whereas Goat Karapan is held once a year at the Semipro Event.

Historical Tourism

There are several places that you should visit namely the Red Church, Tri Dharma Sumbernaga Temple, Probolinggo Museum and Dr. Museum Saleh. As cruise ship visit locations, some of these places offer their own uniqueness both in terms of history, distinctiveness and architectural style of buildings, and collections that are in it. Artificial tourist attractions developed in Probolinggo City namely Bee Jay Bakau Resort (BJBR) that use the concept landscape architecture in mangrove forest areas. With an area of ​​1.5 km, BJBR is an integrated tourist attraction between natural tourism and artificial tourism.

Probolinggo市的旅游景点

Probolinggo市的旅游景点非常多样。它们展示了各种各样的旅游景点,如自然景点、文化旅游和人工旅游。海洋自然和红树林地区的潜力是旅游业的投资中心。发展的形式是为了在Probolinggo市创造优越的景点。

旅游景点的性质可以在Probolinggo市欣赏到。其中一些是潜水,位于卡朗卡顿,寻找红树林和农业旅游。卡顿珊瑚礁潜水位于距海滩约2公里处,深度15米。可欣赏的景点有潜水、环境教育和珊瑚礁的种植。

活动以旅游景点为基础。

另一方面,一些可以由红树林进行的活动。其中包括红树林景观、红树林育苗、红树林种子种植、红树林种子加工成红树林粉。至于位于Problinggo市农业局农业花园的农业旅游活动,Jl。Soekarno Hatta,可以做的是环境教育,以及各种各样的植物、农藤和牲畜。文化旅游景区分为社区文化活动和历史文物建筑两种形式。

作为旅游景点仍保持和发展的社区文化活动有Brujul Cow Karapan、Karapan Kambing和Jaran Bodhag。布鲁胡尔牛卡拉潘事件在1年内举行了2次(2次),即纪念十一月或九月初的庞越市周年纪念日和十一月的东爪哇省周年纪念日,而山羊卡拉班每年举行一次半决赛活动。

历史旅游

有几个地方你应该去参观,即红色教堂,三达摩-苏门答腊寺,Probolinggo博物馆和dr. Saleh博物馆。随着游轮游览的地点,这些地方中的一些提供了自己的独特性,从历史的角度,独特性和建筑风格的建设,以及在它的收藏品。

Probolinggo市开发的人工旅游景点,即Bee Jay Bakau Resort(BJBR),它采用了红树林地区景观建筑的概念。北京旅游度假区面积1.5公里,是集自然旅游和人工旅游于一体的综合性旅游景区。