Wisata Kota Probolinggo

40 Daya Tarik Wisata Kota Probolinggo

Kota Probolinggo dengan luasan wilayah sebesar 56.667 km2, memiliki sebaran kekayaan potensi alam dan budaya, yang mampu dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber perekonomian masyarakat. Dengan kultur masyarakat Pendalungan yang multi etnis meliputi Etnis Jawa, Etnis Madura, Etnis Arab dan Etnis Tionghoa. Kota Probolinggo memiliki hasil bentuk-bentuk kolaborasi budaya, dan terus akan dikembangkan sebagai modal dasar dalam pengembangan perekonomian masyarakat dalam konteks yang lebih luas. Kota Probolinggo sebagai kota pesisir juga memiliki potensi alam bahari yang luar biasa.

Pengembangan di sektor kepariwisataan akan diarahkan pada upaya pengembangan wisata bahari dengan mempertimbangkan pada potensi bahari dan hutan mangrove, wisata budaya dengan mempertimbangkan pada sebaran bangunan kuno peninggalan sejarah, serta wisata buatan yang salah satunya dengan penyelenggaraan even-even wisata. Hal tersebut juga tidak terlepas dari rencana pengembangan Kota Probolinggo kedepan sebagai Kota Minapolitan, yaitu dengan menjadikan Pelabuhan Tanjung Tembaga sebagai sentra pelabuhan bongkar muat peti kemas dan pelabuhan kapal pesiar.
Kedepan, Kota Probolinggo akan menjadi kota transit yang memiliki berbagai fasilitas pendukung, baik pusat oleh-oleh maupun rest area yang representatif sebagai wahana rekreasi keluarga. Kota Probolinggo juga membuka banyak peluang investasi di sektor pariwisata, baik dalam pengembangan wisata minat khusus, akomodasi dan sarana pendukung pariwisata,

1. WISATA ALAM DAN MINAT KHUSUS
A. Ekowisata Telusur Mangrove
Telusur mangrove merupakan salah satu bentuk wisata minata khusus dengan mengkombinasikan aktifitas rekreasi dan olahraga. Dengan bentang luasan hutan mangrove mencapai 5 km, menjadikan kawasan ini menarik bagi sarana pendidikan lingkungan, baik flora maupun fauna. Aktifitas olahraga dilakukan dengan melakukan aktifitas jalan kaki menelusuri kedalam area hutan mangrove. Wisatawan akan mendapatkan pengenalan lingkungan flora mangrove, belajar membibit dan menanam mangrove serta melihat berbagai jenis fauna yang ada didalamnya. Berbagai bentuk kegiatan olahan produk hasil hutan mangrove juga menjadi salah satu atraksi yang unik, seperti pengolahan biji mangrove menjadi tepung mangrove serta pembuatan kue berbahan dasar tepung mangrove. Aktifitas telusur hutan mangrove dapat dilakukan di area hutan mangrove, depan Kelurahan Ketapang, Jl. Soekarno Hatta.

2. WISATA BUATAN
A. BJBR (Bee Jay Bakau Resort Hotel)
BJBR merupakan salah satu daya tarik wisata buatan dengan konsep dan kemasan yang luar biasa, baik dalam bentuk desain arsitektur bangunan, lay out jalan telusur hutan mangrove, sampai dengan menciptakan restoran di tengah hutan mangrove. Dengan tetap mengoptimalkan potensi hutan mangrove sebagai atraksi wisata utama, BJBR akan terus mengembangkan usahanya dengan pembangunan area permainan air, waterboom, flying fox, kolam renang, rute bersepeda, gembok cinta, pusat oleh-oleh, ruang pertemuan, resort hotel berbintang 4, dll. BJBR yang terletak di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan akan memberikan sensasi berbeda bagi para pengunjung, khususnya dalam aktifitas rekreasi keluarga. Untuk informasi dan reservasi, Anda dapat menghubungi (0335) 5892001; 0813-1542-1478; 0812-4996-3099.

B. Aloon-aloon Kota Probolinggo
Aloon-aloon Kota Probolinggo terletak di pusat Kota Probolinggo, yang merupakan bagian panjang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Salah satunya tampak dari Tugu Kemerdekaan RI yang diresmikan oleh Presiden Soekarno, Patung Burung Garuda dan berbagai ornamen perjuangan bangsa. Dilengkapi dengan arena olahraga Bola Volly, sarana rekreasi dan permainan anak-anak. Aloon-aloon Kota Probolinggo pada sisi selatan juga telah menjadi sentra kuliner. Aloon-aloon Kota Probolinggo juga menjadi lokasi penyambutan wisatawan kapal pesiar, khususnya dalam tampilan kesenian tari tradisional dan produk unggulan UKM khas Kota Probolinggo. Pada setiap hari Minggu, Pukul 05.00 WIB, Aloon-aloon menjadi lokasi pasar minggu pagi dan car free day serta sebagai temapt olahraga, sehingga sangat ramai dikunjungi oleh warga masyarakat Kota Probolinggo. Berbagai produk unggulan turut dijual dengan harga bersaing.

C. Kolam Renang Bayuangga
Kolam Renang Bayuangga menjadi satu-satunya kolam renang di Kota Probolinggo yang dikelola oleh Pemerintah Kota Probolinggo, dengan memiliki dua jenis kolam yaitu kolam renang untuk anak-anak dan kolam renang profesional. Kolam renang bayuangga juga didukung dengan sarana yang memadai, baik area tunggu, ruang ganti dan ruang bilas serta kamar mandi. Tiket masuk ke kolam renang bayuangga yaitu Rp. 5.000/orang dan Rp. 1.500/grup dengan jumlah minimal 25 orang. Terletak di pinggiran Kota Probolinggo, yaitu di Jl. Hayam Wuruk, memiliki aksesibilitas yang cukup baik serta areal parkir yang cukup memadai.

D. Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL)
TWSL yang dikenal dengan sebutan kebun binatang mini, menjadi salah satu tempat favorit anak-anak dan keluarga dalam menghabiskan masa waktu libur. Sebagai kebun binatang mini, TWSL dilengkapi dengan berbagai satwa langka, yang pada dasarnya TWSL menjadi tempat konservasi bagi keberadaan berbagai satwa tersebut. Kedepan, TWSL akan dikembangkan menjadi kawasan wisata strategis dengan cakupan area yang lebih luas, dilengkapi berbagai jenis satwa langka serta fasilitas pendukung lainnya untuk aktifitas rekreasi keluarga. Lokasi TWSL yaitu di Jl. Raden Wijaya, Kota Probolinggo.

E. Wisata Pengolahan Sampah dan Limbah
Kota Probolinggo telah meraih penghargaan sebagai lokasi percontohan pengelolaan sampah dan limbah nasional. Eksistensi tempat pengolahan sampah dan limbah sangat berpeluang sebagai salah satu daya tarik wisata, khususnya dalam pengolahan (pemilahan sampah organik dan an organik, pemanfaatan sampah organic menjadi pupuk, pemanfaatan sampah menjadi gas metan, serta pemanfaatan sampah an organik sebagai produk daur ulang). Lokasi wisata pengolahan sampah dan limbah yaitu di UPT Pengolahan Sampah Limbah, Jl. Anggrek, Kota Probolinggo.

F. Even Wisata SEMIPRO (Seminggu di Kota Probolinggo)
Dalam rangka untuk mendukung Program Visit Probolinggo City 2016, Kota Mengesankan (Impressive City), Pemerintah Kota Probolinggo dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan even wisata, yaitu SEMIPRO (Seminggu di Kota Probolinggo). Dinamakan SEMIPRO sebab terdapat berbagai rangkaian kegiatan seni budaya, perlombaan/festival, pawai budaya, hiburan dan pameran menjadi satu sajian unggulan yang akan ditampilkan selama seminggu penuh. Harapannya wisatawan dapat menikmati berbagai daya tarik wisata dalam even SEMIPRO, lama tinggal wisatawan di Kota Probolinggo menjadi lebih lama, sehingga perputaran aktifitas perekonomian akan menjadi semakin tinggi.
Pemerintah Kota Probolinggo akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam even wisata tahunan SEMIPRO, dari mulai kegiatan Pra SEMIPRO yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 -27 Agustus dan kegiatan inti SEMIPRO pada tanggal 28 Agustus – 4 September 2016, dari mulai pukul 08.00-22.00 WIB. Pada tahun 2016 ini, SEMIPRO yang sudah memasuki tahun ke-8 akan diramaikan dengan even Indonesian Marine Show yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Tembaga pada dermaga multipurpose. Dengan semakin berkembangnya kegiatan bersifat nasional yang mengambil tempat di Kota Probolinggo, maka manfaat penyelenggaraan kegiatan even SEMIPRO akan memberikan dampak berganda dan secara langsung mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Sehingga keberadaan even SEMIPRO dari tahun ke tahun sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.

G. Even Pameran Produk Unggulan SPKP (Semarak Pagi Kota Probolinggo)
Salah satu bentuk wisata yang dinantikan oleh wisatawan yaitu wisata belanja. Bentuk kemasan yang cukup unik dalam rangka mengembangkan aktifitas wisata belanja yaitu melalui penyelenggaraan kegiatan pameran jalanan, dengan lokasi yang selalu berbeda-beda, namun dengan konsep yang didesain secara apik dan menarik. Sehingga cukup menarik antusiasme wisatawan domestik untuk berbelanja dengan harga yang relatif murah. Kegiatan pameran yang dilangsungkan pada setiap bulannya di lokasi yang berbeda yaitu pada hari Minggu dimulai dari Pukul. 05.30 s/d 11.00 WIB. Berbagai produk unggulan daerah turut dipamerkan serta dimeriahkan dengan berbagai hiburan kesenian khas daerah.

H. Agrowisata Anggur
Kota Probolinggo terkenal dengan salah satu produk khasnya, yaitu Anggur. Salah satu ciri khasnya yaitu keberadaan pohon anggur yang tersebar merata di hampir setiap rumah penduduk. Anggur Prabu Bestari merupakan produk unggulan khas Kota Probolinggo, namun dalam perkembangan dewasa ini keberadaan Anggur Prabu Bestari menjadi sangat langka. Mengingat kondisi cuaca dan pola pengembangbiakan jenis anggur ini yang sangat rumit. Salah satu upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Pertanian yaitu mendesain kebun anggur dan berbagai jenis tanaman lainnya. Anggur khas Kota Probolinggo memiliki rasa dan warna tertentu, sehingga cukup membedakan dengan jenis anggur dari daerah lainnya. Lokasi kebun anggur pada Dinas Pertanian Kota Probolinggo yaitu di Jl. Soekarno Hatta, Kota Probolinggo.

I. Pasar Baru dan Pasar Gotong Royong
Pasar Baru dan Pasar Gotong Royong menjadi daya tarik wisata internasional bagi wisatawan kapal pesiar yang berlabuh di Kota Probolinggo. Aktifitas perekonomian masyarakat, berupa aktifitas jual beli serta produk yang dijual didalam pasar yang sudah berdiri sejak jaman penjajahan Belanda, menjadi daya tarik wisata yang cukup menarik. Keberadaan pasar baru dan pasar gotong royong yang berlokasi sangat strategis di pusat kota yaitu di Jl. PB Sudirman, sangat menarik antusiasme wisatawan asing untuk melihat dan membeli beberapa produk unik.
J. Pasar Ikan Mayangan
Salah satu sisi lain aktifitas dalam sebuah pasar yang notabene sebagai transaksi jual beli, juga telah menunjukan perannya sebagai salah satu daya tarik wisata. Khusus yang ada di pasar ikan mayangan, aktifitas jual beli hasil laut tidak serta merta menjadi salah satu faktor penarik wisatawan, tetapi aktifitas pelelangan ikan menjadi hal yang unik. Wisatawan dapat secara langsung berinteraksi dengan para pedagang ikan dan atau membeli berbagai produk hasil laut tersebut. Lokasi pasar ikan mayangan terletak di jalan masuk menuju Pelabuhan Perikanan Pantai atau di Jl. Pelabuhan Baru, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
K. Pelabuhan Tanjung Tembaga
Pelabuhan Tanjung Tembaga menjadi salah satu pusat perdagangan sejak jaman penjajahan Belanda. Tanjung Tembaga menjadi jalur strategis perdagangan yang menghubungkan antara pelabuhan di Pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya. Dewasa ini, Pelabuhan Tanjung Tembaga sedang dalam proses peningkatan kualitas untuk menjadi pelabuhan bongkar muat peti kemas di wilayah Jawa Timur bagian timur. Kedepan, Pelabuhan Tanjung Tembaga akan menjadi cikal bakal pengembangan kota minapolitan sekaligus sebagai pelabuhan kapal pesiar. Dengan posisi strategis, dukungan sarana dan prasarana, pemandangan pelabuhan pantai khususnya sun set yang indah, aktifitas bongkar muat dan aktifitas mancing sangat disukai oleh wisatawan. Lokasi Pelabuhan Tanjung Tembaga terletak di Jl. Pelabuhan Tanjung Tembaga (Sisi Timur Pelabuhan Perikanan Pantai).
L. Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI)
Pelabuhan pendaratan ikan merupakan salah satu daya tarik wisata di Kota Probolinggo, dengan mempertimbangkan keberadaan aktifitas lelang hasil perikanan laut yang dilakukan secara langsung antara nelayan dengan para pedagang. Disisi lain, terdapat pasar ikan tradisional yang berlokasi disisi Selatan area lelang ikan yang mampu menjadi atraksi menarik bagi wisatawan, baik yang ingin membeli secara langsung produk hasil laut maupun bagi wisatawan yang hanya melihat-lihat. Disisi Timur pelabuhan, terdapat area pemecah ombak yang berfungsi untuk area mancing dan sekaligus sebagai area bagi wisatawan untuk melihat Sun Set maupun Sun Rise. Lokasi Pelabuhan Pendaratan Ikan berada di Jl. Pelabuhan Pantai Mayangan.
M. Taman Manula
Taman Manula merupakan taman yang kaya akan eksotisme, menjadi bagian sejarah Kota Probolinggo serta berperan penting sebagai sarana rekreasi kesehatan. Taman Manula menjadi wahana rekreasi keluarga serta kaum manula yang ingin mendapatkan kebugaran kembali, yaitu dengan menikmati pemandangan alam, suara air, permainan anak-anak, aktifitas jalan santai, memberi pakan burung dara serta pijat refleksi. Berbagai aktifitas tersebut sangat mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan jasmani para pengunjung. Lokasi Taman Manula berada di Jl. Soekarno Hatta, Kota Probolinggo.
N. Wisata Industri
Kota Probolinggo terletak pada persimpangan strategis yang menghubungkan antara kota-kota di Pulau Bali dengan Pulau Jawa. Tentunya membawa konsekwensi positif bagi pengembangan perekonomian kota yang ditopang dari sektor industri atau pabrik. Dengan semakin berkembangnya sektor industri memberikan peluang pengembangan dalam sektor wisata industri. Salah satu bentuk industri yaitu Wisata Industri Keramik (SAKI). Berbagai jenis industri berupa keramik mampu memberikan pemahaman dan pendidikan terkait dengan upaya pembuatan dan pengelolaan berbagai jenis hasil produk. Pengunjung juga dapat memesan atau membeli produk yang dihasilkan. Lokasi Pabrik SAKI di Jl. Lumajang.
O. Wisata Mancing
Potensi bahari di Kota Probolinggo sangatlah besar, dengan bentangan pantai di pesisir utara serta ketersediaan sarana dan prasarana pelabuhan yang cukup memadai, berpotensi dalam pengembangan wisata mancing yang dapat dilakukan di Pelabuhan Perikanan Mayangan dan Pelabuhan Tanjung Tembaga serta pengunjung dapat menyewa perahu untuk memancing di laut. Kegiatan wisata mancing dapat dilakukan di kolam-kolam pemancingan, baik yang dikelola oleh Dinas Kelautan dan Perikanan maupun kolam pemancingan yang dikelola oleh masyarakat.
P. Diving dan Snorkling
Diving dan snorkling ternyata dapat dilakukan di Kota Probolinggo, yaitu dengan ketersediaan sarana diving dan snorkling yang disediakan oleh operator lokal di Kota Probolinggo. Dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut, kegiatan wisata ini dapat dilakukan dengan melengkapi fasilitas keselamatan dan keamanan dalam menyelelam. Kegiatan diving dan snorkling dapat dilakukan di sisi utara Pelabuhan Tanjung Tembaga, dengan mempertimbangkan khasanah dan daya tarik alam bawah laut. Kegiatan diving yang ditawarkan terbagi kedalam Dive Course, Dive Safari, Dive Trips dan Dive Equipments Rental. Sedangkan untuk kegiatan utama yaitu kegiatan pelestarian terumbu karang dan foto bawah laut. Anda dapat menghubungi Mondhung Dive Center Probolinggo, di Jl. Trunojoyo No. 5, HP. 081 358 97 0009 atau E-mail: mondhungdivecenter@yahoo.com.

3. WISATA BUDAYA
A. Museum Probolinggo
Museum Probolinggo merupakan satu dari dua museum yang ada di Kota Probolinggo. Terletak di Jl. Suroyo yang menjadi pusat perbankan dan perkantoran, museum ini dilengkapi berbagai koleksi benda-benda yang bernilai sejarah serta berbagai peninggalan budaya khas masyarakat Kota Probolinggo dan sekitarnya. Diantaranya yaitu koin mata uang kuno, keris, replika patung, dan foto-foto kuno. Keberadaan museum ini tampak sangat mencolok dengan adanya pemandangan pesawat terbang, tank dan lori (kereta api pengangkut tebu) yang berada di halaman museum. Museum Probolinggo buka hari Selasa-Minggu, dari mulai jam 08.00-15.30. Wisatawan tidak dipungut tiket masuk museum ini.

B. Museum dr. Saleh
Kota Probolinggo sebagai salah satu destinasi wisata budaya dan sejarah di Jawa Timur, menyimpan berbagai bentuk peninggalan sejarah yang sangat menakjubkan, salah satunya yaitu Museum dr. Saleh. Museum yang merupakan rumah kuno ini masuk kedalam kategori sebagai museum pendidikan berupa pendidikan kesehatan, mengingat masih banyak berbagai koleksi benda peninggalan dr. Saleh berupa alat bedah, meja otopsi, beberapa ruang untuk aktifitas pengobatan serta berbagai peralatan medis lainnya. Sehingga pengunjung dapat mengetahui bentuk pelayanan dasar kesehatan pada jaman penjajahan Belanda. Museum yang gratis untuk para pengunjung ini, buka pada hari Selasa-Minggu dari pukul 08.00-14.00 WIB.

C. Masjid Tiban
Masjid Tiban menjadi sarana wisata spiritual dan sejarah di Kota Probolinggo, dengan memperhatikan nilai-nilai sejarah sekaligus sebagai tempat untuk beribadah. Terletak di Jl. Soekarno Hatta (Kelurahan Ketapang), memiliki sisi keunikan berupa dongeng yang menceritakan bahwa masjid ini dibangun tanpa ada bantuan dari manusia /tiba-tiba sudah berdiri sebuah masjid. Salah satu bentuk peninggalan yang masih tersisa yaitu Kubah pada sisi barat masjid serta sumur tua yang dipercaya airnya dipenuhi dengan keberkahan. Untuk mengunjungi masjid ini tidak ada tiket masuk.

D. Gereja Merah
Gereja Merah merupakan salah satu bentuk peninggalan sejarah di Kota Probolinggo. Dibangun pada Tahun 1826, Gereja Merah hanya mengalami sedikit perbaikan pada bagian dalam ruangan dan cat, mengingat konstruksi bangunan yang sepenuhnya terbuat dari baja. Secara umum, Gereja Merah masih dipergunakan sebagai tempat ibadah dan telah menjadi salah satu benda cagar budaya yang patut untuk dilindungi di Kota Probolinggo. Sebagai situs peningalan sejarah, Gereja Merah juga menjadi daya tarik wisata khususnya bagi wisatawan asing yang ingin memahami bagian sejarah panjang bangsa dan warisan nenek moyang. Didalamnya terdapat berbagai peralatan peribadatan serta Kitab Injil Kuno yang berumur ratusan tahun namun masih terjaga dengan baik. Lokasi Gereja Merah di Jl. Suroyo, Probolinggo.
E. Klenteng Tri Dharma
Klenteng Tri Dharma Sumbernaga menjadi salah satu sentra wisata budaya dan sejarah di Kota Probolinggo. Klenteng yang sudah berumur lebih dari 140 tahun, menjadi salah satu magnet bagi wisatawan untuk datang dan berkunjung ke Kota Probolinggo. Berbagai atraksi yang biasanya diselenggarakan oleh pengelolan klenteng khususnya pada saat perayaan hari-hari besar keagamaan yaitu pada saat peringatan tahun baru cina (Imlek) berupa Cap Go Mek dan pagelaran Tari Barong Sai serta berbagai jenis tari khas masyarakat Tionghoa. Pengelolan Klenteng Tri Dharma tidak memungut tiket masuk, namun para pengunjung dapat mendonasikan berupa uang untuk konservasi bangunan sejarah tersebut. Klenteng Tri Dharma buka setiap hari dari pagi sampai siang hari. Lokasi terletak di Jl. WR. Supratman, Probolinggo.
F. Larung Sesaji Bumi dan Petik Laut
Larung sesaji bumi dan petik laut biasanya diselenggarakan pada tanggal 1 Suro (Penanggalan Jawa) atau biasanya digelar pada Bulan Nopember (akhir tahun). Kegiatan tradisi khas masyarakat pesisir ini, telah menjadi agenda tetap Pemerintah Kota Probolinggo dalam setiap tahunnya, yaitu dengan menyelenggarakan kegiatan pagelaran wayang semalam suntuk, ruwatan, selamatan dan pagelaran sendra tari sampai dengan larung berbagai macam sesaji ke tengah laut. Prosesi larung sesaji pada dasarnya bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME atas limpahan rejeki yang dikaruniahkan kepada warga masyarakat pesisir dalam satu tahun ini. Tujuannya yaitu agar rejeki yang akan didapatkan pada tahun yang akan datang akan semakin bertambah dan diberikan keselamatan dan kesehatan bagi warga setempat. Lokasi penyelenggaraan kegiatan larung sesaji bumi dan petik laut yaitu di Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI), Jl. Pantai Mayangan, Kota Probolinggo.
G. Sentra Batik
Kota Probolinggo sebagai kota pesisir telah memberikan pengaruh terhadap pengembangan aktifitas budaya dan hasil kebudayaan, salah satunya yaitu Batik. Batik Kota Probolinggo pada masa penjajahan Belanda sudah menjadi master piece sejak tahun 1889 dengan menjadikannya kurang lebih 156 motif batik kuno Kota Probolinggo untuk dipamerkan di Belanda. Batik khas Kota Probolinggo dewasa ini memiliki corak khusus yang tampak dari ornamen, pewarnaan maupun goresan dari para pengrajin lokal. Motif batik khas Kota Probolinggo dipengaruhi oleh potensi unggulan di Kota Probolinggo, yaitu Mangga dan Anggur serta laut. Beberapa motif yang terkenal yaitu Batik Manggur, Samudra, dll. Terdapat beberapa sentra batik yaitu Batik Tenggeran, Batik by-U, Yovie Batik, Incoming Collection, Wasis Batik dan Bordir, Batik Manggur, dll.
H. Sentra Keramik
Salah satu produk unggulan Kota Probolinggo yaitu Keramik, baik yang diproduksi oleh UKM maupun secara masal oleh industri. Perbedaan nilai seni keramik yang diproduksi oleh UKM terletak pada ornamen dan desain yang unik dan menarik. Disamping harganya yang relatif murah dan dapat disesuaikan dengan pesanan. Sedangkan untuk keramik hasil industri lebih banyak dan beragam motif dengan berbagai ukuran. Anda dapat melihat di shworoom PT. SKI (PT. Sumbertaman Keramika Industri) untuk memilih produk yang diinginkan. Terdapat 2 (Dua) sentra UKM di Kota Probolinggo yaitu Keramik Kinasih di Jl. Cangkring, Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo dan Keramik Java di Jl. Raden Wijaya, Kelurahan Wiroborang, Kota Probolinggo. Sedangkan industri keramik PT. SKI di Jl. Lumajang, Kota Probolinggo.
I. Seni Tari Jaran Bodag (Tari Khas Kota Probolinggo)
Seni Jaran Bodag menjadi bagian terpenting dalam pengembangan aktifitas seni budaya di Kota Probolinggo, dengan tetap menjadikannya seni Jaran Bodag untuk tampil dalam menyambut kunjungan wisatawan asing. Jenis tari khas Kota Probolinggo ini telah ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai Warisan Tak Benda Indonesia. Tari Jaran Bodag memiliki keunikan baik dari segi sejarah maupun tampilan. Sejarah mulai berkembangnya seni tari Jaran Bodag sebagai bentuk upaya sebagian masyarakat golongan bawah yang tidak mampu menyewa tampilan seni tari jaranan, sehingga memunculkan ide kreatif untuk menciptakan seni tari yang murah namun menarik, dengan mengadopsi bentuk jaran sebagai media pengganti jaran asli dan seorang janis sebagai pengiring jaran bodag.