Atraksi

Kota Probolinggo dengan luasan wilayah sebesar 56.667 km2, memiliki sebaran kekayaan potensi alam dan budaya, yang mampu dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber perekonomian masyarakat. Dengan kultur masyarakat Pendalungan yang multi etnis meliputi Etnis Jawa, Etnis Madura, Etnis Arab dan Etnis Tionghoa. Kota Probolinggo sebagai kota pesisir juga memiliki potensi alam bahari yang luar biasa. Hal tersebut juga tidak terlepas dari rencana pengembangan Kota Probolinggo kedepan sebagai Kota Minapolitan, yaitu dengan menjadikan Pelabuhan Tanjung Tembaga sebagai sentra pelabuhan bongkar muat peti kemas dan pelabuhan kapal pesiar. Serta wisata buatan yang salah satunya dengan penyelenggaraan even-even wisata.

Secara umum, Kota Probolinggo memiliki beberapa destinasi wisata, baik alam maupun budaya. Kota Probolinggo sebagai kota dengan budaya dan daya tarik wisata yang beragam. Salah satunya yaitu Budaya Pendhalungan telah menjadi sebuah daya tarik wisata. Berbagai even seperti SEMIPRO, MPS2, Larung Sesaji menjadi daya tarik wisata unggulan, selain Museum Probolinggo, Museum dr. Saleh, Gereja Merah, Klenteng Tri Dharma serta BJBR. Akses pelabuhan dan infrastruktur, telah menjadikan Kota Probolinggo sebagai Kota Tujuan Wisata Kapal Pesiar.

Sebagai International Cruise Destination, Kota Probolinggo patut berbangga dengan memperhatikan angka kapal pesiar yang terus berkunjung ke Kota Probolinggo. Lebih dari 7 jenis kapak pesiar menjual paket-paket wisata baik ke Gunung Bromo dan City Tour Kota Probolinggo. Dengan semakin banyaknya wisatawan dari kapal pesiar, diharapkan akan menarik semakin banyak investor untuk datang ke Kota Probolinggo, berinvestasi di peningkatan daya tarik wisata serta sarana pendukung pariwisata.

Mari berkunjung ke Kota Probolinggo, Mengesankan!